Call Us: 089-62270-8860 / 0878-2351-9090
Cart (Rp0.00) 0
Your Shopping

No products in the cart.

SECUIL HATI DARI PAHLAWAN ABAD INI

Oleh: Dyah Putri Ambarwati

Tugas dan kewajiban adalah dua hal berbeda, dan aku harus menjalankan keduanya di setiap hariku, dan meresapinya dalam tiap hembusan nafasku.

Saya Fitri Permata Agustin, adalah perempuan yang beruntung itu. Seorang ibu dari bayi istimewa sejak kelahirannya pada tanggal 1 Juli 2019. Bayi cantik yang kami beri nama Syafiyyah Yasna Mahyra. Ia lahir di hari Senin yang sangat cerah saat matahari sedang bersinar dengan penuh. Betapa tangisnya kala itu terasa memenuhi ruang bersalin yang sudah sejak beberapa jam lalu tampak  riuh rendah suara dokter dan perawat yang membantu proses persalinanku. Tangisannya terasa begitu merdu di telingaku, dan hembusan nafasnya saat didekatkan padaku membuat aku semakin jatuh hati pada anugerah Tuhan yang baru saja dihadiahkan padaku ini.

Hari-hari sesudahnya rupanya merupakan petualangan lain yang tak pernah aku sangka sebelumnya terjadi pada kehidupanku. Ya, bayi kecilku tak seperti bayi lain. Kulit dan matanya menguning pada hari-hari awal kelahirannya. Banyak rekan dan kerabat yang bantu menenangkan dengan mengatakan hal ini biasa terjadi dan bisa diatasi dengan penyinaran matahari dan pemberian cukup ASI. Tapi ternyata tak seperti itu kenyataannya, karena semburat kuning tetap menetap.

Atresia Billier, ternyata kondisi ini yang akhirnya aku dapatkan setelah bayi mungilku melalui beberapa pemeriksaan. Ah indah betul namanya, namun sangat menyakitkan saat kutahu bahwa kondisi ini sangat berbahaya bagi putri kecilku. Kondisi hati yang kian memburuk berkejaran dengan waktu dan membuatku sebagai seorang ibu merasa sangat takut. Meski di usia 3 bulan 17 hari Yasna sempat dilakukan operasi kasai (sebuah tindakan operasi untuk pertolongan pertama bagi anak dengan kondisi Atresia Billier) namun hati Yasna–begitu panggilan sayang kami padanya–sudah terlanjur mengalami kerusakan tingkat lanjut.

.

Aku berangkat kerja pagi-pagi sekali. Meski rumah kontrakanku tak terlalu jauh dari tempatku bekerja, tetap saja aku harus datang lebih awal. Ya, sehari-hari aku menjalankan tugasku sebagai perawat di sebuah Rumah Sakit rujukan Covid 19 di daerah Jakarta Barat. Aku harus bekerja dan meninggalkan bayi kecilku di rumah untuk merawat orang lain. Aku ikhlas, bagiku inilah saatnya aku harus menjalankan sekaligus tugasku sebagai seorang perawat dan tanggungjawabku sebagai seorang ibu. Khawatir? Pasti rasa itu seringkali merajai hati dan fikiranku. Bagaimana tidak? Aku bekerja di tempat yang dihindari orang, sebuah zona merah yang hanya didatangi oleh orang karena tugasnya atau karena kondisinya. Selebihnya orang akan menghindar.

Setiap kali pulang bekerja aku langsung mandi dan mengganti semua bajuku. Aku tahu kondisi anakku tidak memiliki sistem pertahanan tubuh yang sempurna. Sedikit saja aku lengah, mungkin saja akan membahayakan dirinya. Mungkin saja aku tetap sehat, namun tidak baginya. Pernah anakku mengalami diare hebat, kondisinya sangat lemah sampai hilang kesadaran. Aku merasa takut, jangan-jangan virus yang menjadi momok menakutkan aku bawa dari tempatku bekerja karena kelalaianku. Jangan-jangan ada langkah yang pernah aku lewati hingga virus tak kasat mata itu masuk dan menginfeksi anakku. Untunglah setelah dilakukan pemeriksaan anakku dinyatakan negatif, hilang sedikit kekhawatiran dan rasa bersalahku.

Aku hanya berdoa pada Tuhan agar keikhlasanku merawat orang yang sedang sakit, membawa belas kasihNya hingga berbalas pada kestabilan kondisi anakku. Sampai kapan?  Sampai hati baru bisa ia dapatkan dari aku ibunya. Yang akan memberikan bukan hanya secuil hatiku, tapi segenap jiwa dan ragaku.

Dipublikasikan juga di ngobrolbarengdyah@blogspot.com

NUTRISI KHUSUS BAGI PEJUANG HATI

oleh : Liliek Fauziah (Ibu dari seorang anak post transplantasi hati)

Apa sih yang ada dibenak anda tentang susu formula?

Sepengetahuan saya susu formula itu adalah susu yang diformulasi khusus sesuai dengan usia, kebutuhan, dan kondisi tertentu. Di pasaran ada banyak sekali merk susu formula, mulai dari yang murah sampai yang paling mahal.

Nah, kali ini saya mau membahas susu formula khusus atau biasa disebut susu nutrisi khusus.

Apa sih susu nutrisi khusus itu?

Susu nutrisi yang diperuntukkan bayi yang alergi susu sapi, intoleransi laktosa dan tidak dapat menyerap lemak (malabsorpsi lemak). Biasanya susu nutrisi khusus diberikan atas rekomendasi dari dokter.

Anak-anak penyintas gangguan fungsi hati rata-rata malnutrisi, oleh dokter direkomendasikan minum susu nutrisi khusus. Susu tersebut dapat membantu mempertahankan gizinya. Selain itu, karena kondisi hati yang sudah rusak, susu tersebut akan meringankan kerja hati dalam menyerap nutrisi kedalam tubuhnya.

Kenapa kok rasanya pahit?

Karena protein yang ada didalam susu telah mengalami banyak penguraian sehingga memiliki rasa yang tidak enak atau pahit. Si anak pertama kali diberikan susu nutrisi khusus, mungkin akan menolak karena rasanya yang asing di lidah. Terlebih bila anak telah terbiasa dengan formula biasa yang memilki tekstur dan rasa yang lebih manis dan gurih.

Jadi, untuk memenuhi kebutuhan gizinya, biasanya dokter menyarankan pasang alat bantu makan atau biasa disebut selang NGT. Selain untuk membantu anak tetap mengkonsumsi susu khususnya meski rasanya pahit, selang ini juga memastikan anak menghabiskan takaran yang direkomendasikan dokter gizi. Pada saat konsultasi dokter gizi akan meresepkan takaran dan frekuensi pemberian susu nutrisi khusus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi anak. Dengan ini diharapkan status gizi anak dapat diperbaiki menjadi lebih baik.

Pejuang susu nutrisi khusus semangat ya…

HIDUP LEBIH SEHAT DENGAN MINYAK MASAK PILIHAN, BISAKAH?

Kalau ditanya bahan masakan apa yang pasti ada di dapur, jawabnya pasti minyak goreng. Meskipun ia bukan bahan utama, namun minyak goreng mempunyai peran penting dalam masakan. Fungsi minyak goreng dalam masakan antara lain:

  1. Medium penghantar panas, fungsi utamanya sebagai penghantar panas untuk mematangkan makanan tersebut. minyak merupakan penghantar panas
  2. Medium pembawa cita rasa, minyak berfungsi sebagai pelarut untuk beberapa senyawa yang mudah menguap (folatil) yang mana senyawa tersebut juga berperan memberi citarasa (flavour) dari suatu bahan. Contohnya berbagai senyawa sulfida pada citarasa bawang dan kapsaisin yang memberi rasa pedas dalam cabai. Sehingga jika bahan tersebut dicampurkan ke dalam minyak bersama bahan lainnya maka senyawa folatil tersebut akan tercampur baik dan menyebabkan sensasi sensoris yang lebih merata.
  3. Membentuk sensasi sensoris, minyak juga dapat memberi tekstur dalam makanan yang umumnya disebut oily – greasy.

Hampir sebagian besar jenis makanan dimasak dengan menggunakan minyak goreng, seperti tumis sayur, ayam goreng, telur dadar, dan masih banyak lagi. Cara mengolah makanan yang paling sering dilakukan adalah menggoreng dan menumis. Jadi, penggunaan minyak goreng sehari-hari memang tidak bisa dihindari. Nah sayangnya, banyak isu Kesehatan yang berhubungan dengan konsumsi atau penggunaan minyak goreng. Seperti pada orang dengan kecenderungan kolesterol tinggi, hipertensi, stroke, dan obesitas. Karenanya ada baiknya kita mengerti jenis minyak yang bisa digunakan dalam masakan dan kelebihan serta kekurangan dari masing-masing jenis minyak tersebut.

1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki aroma yang nikmat dan tahan lama pada suhu ruang, sehingga banyak pula digunakan untuk memanggang kue atau jenis makanan lain. Minyak kelapa mengandung 90 persen lemak jenuh, yang berisiko meningkatkan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) atau lebih dikenal sebagai kolesterol jahat. Akibatnya, risiko terkena penyakit jantung akan meningkat pula. Berbeda dengan minyak kelapa biasa, ada juga minyak kelapa VCO. Manfaat positif minyak kelapa VCO (Virgin Coconut Oil) adalah kandungan antioksidan dan juga meningkatkan High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik lebih tinggi dibandingkan minyak lain. Antioksidan ini berpotensi sebagai penyehat jantung karena ikut berperan dalam mencegah pembentukan plak di dinding pembuluh darah. Dengan kata lain, antioksidan berperan mencegah rongga pembuluh menyempit. Meski demikian, kita perlu cermat saat memilih minyak kelapa, apa pun jenisnya karena minyak kelapa yang kini dipasarkan telah melewati berbagai proses produksi yang dapat merusak kandungan antioksidan dan zat-zat bermanfaat lainnya.

2. Minyak Sawit

Hampir semua orang di dunia menggunakan minyak jenis ini. Ada dua jenis minyak kelapa sawit, yakni warna keemasan untuk menggoreng dan kemerahan untuk dressing salad. Minyak kelapa sawit bisa membuat makanan jadi lebih krispi dan gurih. Sebab, minyak ini stabil di suhu tinggi. Sayangnya, kamu harus membatasi penggunaannya, karena mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi. Minyak sawit mengandung asam palmitat yang termasuk asam lemak jenuh, kandungan inilah yang berpotensi meningkatkan kadar LDL dan semua jenis kolesterol. Meski demikian, efeknya terhadap penyakit kardiovaskular masih diperdebatkan di dunia medis. Di sisi lain, minyak sawit juga diketahui mengandung asam oleat dan linoleat yang tergolong asam lemak tidak jenuh,  serta vitamin A dan E sebagai antioksidan. Vitamin E di dalam kelapa sawit terdiri dari tocotrienol, yang berfungsi mencegah kerja dari enzim pembentukan kolesterol.

3. Minyak Kanola

Minyak kanola rendah kandungan asam lemak jenuh hanya sekitar 7 persen. Minyak ini juga tinggi dalam kandungan asam lemak tidak jenuh, senyawa vitamin E tokoferol dan zat-zat lain, yang dipercaya sebagai pelindung jantung. Penelitian terhadap pola makan dengan minyak kanola menunjukkan penurunan kadar kolesterol, dibandingkan dengan konsumsi minyak yang lebih tinggi asam lemak jenuh lainnya. Namun sama halnya dengan zaitun, minyak canola juga tidak mampu bertahan di suhu tinggi. Minyak yang tak bisa bertahan di suhu tinggi tidak pas untuk memasak dengan cara menggoreng. Hanya untuk sebagai dressing atau menumis saja.

4. Minyak Zaitun

Minyak zaitun memiliki lima hingga sepuluh kali lebih banyak lemak sehat yang kita butuhkan, dibandingkan dengan minyak kelapa. Lemak sehat ini termasuk rantai ganda asam lemak tidak jenuh dan rantai tunggal asam lemak tidak jenuh. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan kemampuan minyak zaitun menekan kadar LDL sebagai kolesterol buruk, memperbaiki hiperlipidemia (kadar kolesterol,total dan trigliserida tinggi), dan mencegah hipertensi, berdasarkan sebuah studi. Konsumsi minyak zaitun secara teratur juga dapat mencegah terjadinya stroke.

Tak hanya mencegah penyakit kardiovaskular, minyak zaitun juga dipercaya dapat membantu mengatasi kondisi lain seperti menekan risiko kanker payudara, radang pankreas akut, gangguan hati, dan peradangan usus. Minyak ini juga kemungkinan mendukung kesehatan mental dengan menekan depresi, sekaligus mencegah perkembangan penyakit Alzheimer atau kepikunan. Untuk mendapatkan banyak manfaat dari minyak zaitun, dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya dua sendok makan atau sekitar 23 gram setiap hari. Tambahkan minyak zaitun saat menumis sayur , campuran salad, atau memoles daging sebagai pengganti mentega. Sementara minyak zaitun hanya boleh ditaburkan pada makanan yang dimasak dan tidak digunakan untuk menggoreng karena menyebabkan peningkatan lemak trans.

5. Minyak biji bunga matahari

Di Indonesia mungkin belum begitu populer minyak dengan bahan biji bunga matahari. Padahal tergolong cukup sehat, mengandung asam lemak tak jenuh dan asam linoleat. Lemak jenuhnya hanya 11 persen. Kalau anda ingin makan gorengan yang lebih sehat, mungkin bisa beralih ke minyak biji bunga matahari. Minyak ini bisa bertahan di suhu tinggi.

6. Minyak wijen

Minyak wijen berfungsi sebagai antioksidan dan mampu menghambat pembentukan kolesterol. Kandungan lemak tak jenuhnya tinggi dan terdapat asam phytate. Minyak wijen biasanya digunakan untuk menumis atau dressing. Meski demikian, ada beberapa jenis minyak wijen yang tahan pada suhu tinggi, sehingga baik untuk menggoreng.


Dari penjelasan diatas tadi bisa disimpulkan bahwa ada minyak alternative pilihan yang bisa digunakan supaya kondisi kolesterol tetap terkontrol yaitu minyak dengan kandungan  asam lemak tak jenuh seperti minyak kanola, minyak zaitun dan minyak wijen. Sayangnya ketiga jenis minyak tersebut titik asapnya rendah sehingga tidak bisa digunakan pada suhu tinggi dan tidak tepat untuk menggoreng. Penggunaan terbaik hanya untuk dressing dan menumis. Pilihan terbaik menurut penulis jatuh pada minyak biji bunga matahari yang tidak hanya mengandung asam lemak tak jenuh tetapi juga tahan pada suhu tinggi.

Bantu Aku…Liver Cheryl Rusak Kak..!!

Cheryl Edeline putri pertama dari ibu Martina linda dan ayahnya Oktapianus Pila asal Kabupaten Sanggau, Kalimantan barat kini berobat di Jakarta.

Cheryl Mengalami Atresia Bilier

Sejak beberapa hari kelahirannya, mata dan kulit Cheryl berwarna kuning, cendrung rewel, gatal-gatal disekujur tubuhnya. Orang tua membawanya ke dokter terdekat dan Cheryl di diagnosa mengalami sakit Atresia Bilier.

ATRESIA BILIER adalah kondisi bawaan lahir dimana saluran empedu tidak terbentuk sempurna yang mengakibatkan hati/liver mengalami kerusakan berat.

Butuh Transplantasi Hati

Untuk pengobatan yang maksimal, Cheryl harus melakukan Transplantasi Hati/Cangkok Hati yaitu mengganti hati yang rusak dengan hati baru dari pendonor. Anak dengan kondisi Atresia Bilier sulit rata-rata meninggal dunia di usia 1 tahun jika tidak melakukan transplantasi.

SEPOTONG HATI DARI AYAH
Ayahnya siap menjadi pendonor hati untuk kesembuhan putrinya. Butuh persiapan mulai dari screening pendonor, obat, lab swasta, susu nutrisi khusus yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Asupan Susu Nutrisi Khusus

Anak dengan kondisi Atresia Bilier sangat rentan mengalami gizi buruk. hati yang sudah mengalami kerusakan berat sangat sulit mencerna makanan karena itu harus di topang dengan Susu nutrisi khusus.
Harganya yang tergolong mahal menambah beban keluarga, apalagi susu ini asupan setiap harinya. Sekitar 6-9 juta perbulan hanya untuk memenuhi gizi Cheryl. Standart gizi juga menentukan seorang anak dikandidatkan untuk melakukan operasi Transplantasi Hati.

Susu Nutrisi Khusus ibarat nasi dalam hidup Cheryl

Bantu Cheryl untuk tetap bertahan hidup

Bantu Cheryl untuk mendapatkan sepotong hati barunya melalui :

Atau melalui:

Sosialisasi “Jangan Takut Donor Hati” CFD Sarinah – Thamrin

Berkaca pada banyaknya anak dengan kondisi gangguan fungsi hati kronis yang gugur karena menunggu pendonor hati yang sehat dan soal gangguan fungsi hati yang masih asing ditelinga masyarakat, Pejuang Hati Indonesia mengadakan kegiatan sosialisasi “JANGAN TAKUT DONOR HATI” pada 8 September 2019 di areal CFD Sarinah Thamrin.

Mulai dari kaum muda sampai orang tua tertarik sharing informasi ini. Pertanyaan mereka beragam mulai dari…
Apakah aman menjadi pendonor ?
Bagaimana proses Cangkok Hati ?
Apa saja ciri-ciri anak dengan gangguan fungsi hati ?
Banyak juga yang tidak mengetahui bahwa hati bisa beregerasi.

Bagaimana dengan anda…?
Apa sudah mengenal lebih jauh soal ini…?

Salam 1 Hati