Call Us: +62 878 2351 9090
Cart (Rp0.00) 0
Your Shopping

No products in the cart.

Program Kegiatan Pejuang Hati Indonesia

#SupportVisitPejuangHati

Mengunjungi pasien baik yang sedang rawat inap maupun rawat jalan untuk memberikan support semangat dalam menjalani pengobatan.

#SusuPejuangHati

Susu Nutrisi Khusus untuk anak gangguan fungsi hati kronis ini terbilang mahal, rata-rata Rp. 6.000.000,- sampai 9.000.000 /anak/bulan biaya susu yang harus dikeluarkan. Kebutuhan lainnya perlengkapan balita yang juga dibutuhkan bagi para pasien. Berbagi susu dan perlengkapan balita menjadi salah satu program utama bagi gerakan kami karena menyangkut kebutuhan dasar bagi pasien.

#SosialisasiMasyarakat

Menyebarkan informasi soal ciri dan penanganan gangguan fungsi hati kronis kepada masyarakat luas, banyak masyarakat yang belum mengetahui kondisi tersebut dan masih terdengar asing di telinga masyarakat.

#LayananAmbulance

Layanan antar jemput pasien dan antar jenazah ke kampung halaman.

#EdukasiPejuangHati

Memberikan edukasi, mengarahkan mental pendamping untuk tahapan pengobatan anak gangguan fungsi hati kronis yang dijalani.

#PendampinganPejuangHati

Mendampingi dan mengarahkan tahapan pengobatan pasien.

#PelatihanPejuangHati

Memberikan pelatihan untuk pengembangan diri dengan harapan agar setiap pendamping pasien mencapai kemandirian.

#BerbagiNasiPejuangSembuh

Program rutin setiap minggunya yang dibagikan untuk para pendamping pasien baik yang di ruang rawat maupun di rumah singgah

SIAPA SIH PEJUANG HATI ITU ?

Kami sebut Pejuang Hati, adalah mereka bayi/anak penyintas gangguan fungsi hati kronis sejak lahir (kongenital) yang menyebabkan kerusakan hati berat.

Beberapa kasus gangguan fungsi hati kronis yang ada antara lain: Atresia Bilier, Alagille Syndrome, PFIC (Progressive familial intrahepatic cholestasis), CMV Kongenital (Cytomegalovirus), Budd-Chiari Syndrome, Carolie Disease, Autosomal dll. Mereka membutuhkan transplantasi hati/cangkok hati agar dapat bertahan hidup.

Kami sebut juga pejuang hati, yaitu para orangtua yang dengan kesungguhan hati serta semangat yang tinggi memperjuangkan untuk keselamatan buah hati mereka.

Perjuangan mereka tidaklah mudah untuk menggapai pengobatan yang maksimal karena menghadapi berbagai masalah yang rumit. Kesiapan mental, panjangnya waktu pengobatan (bisa seumur hidup), tenaga, biaya dan aspek-aspek lainnya yang sangat mempengaruhi keberhasilan pengobatan. Karena itulah patut dan layak mereka kami sebut seorang pejuang hati.

Kami sebut juga pejuang hati yaitu para sukarelawan, donatur, pemerhati pada kasus ini atas kontribusi yang telah diberikan baik waktu, materi, tenaga, pemikiran dan lainnya

Mengenal Rumah Singgah Pejuang Hati Jakarta

Rumah singgah khusus anak gangguan fungi hati kronis ini berdiri pada tanggal 14 Januari 2017 oleh beberapa penggiat sosial dengan harapan dapat membantu memberikan kemudahan bagi pasien daerah yang mengalami gangguan fungsi hati kronis yang sedang berjuang di Jakarta. Lokasinya tidak jauh dari Pusat Transplantasi Nasional yaitu RSCM Jakarta. Program kegiatan utama melilputi Edukasi, Sosialisasi dan Pendampingan.
kebanyakan pasien berumur balita dengan kondisi hati yang mengalami kerusakan berat dan membutuhkan Transplantasi Hati/Cangkok Hati untuk penanganan terbaiknya.

  • Edukasi

Memberikan informasi tahapan pengobatan yang akan dilalui. Waktu pengobatan yang sangat panjang menjadikan edukasi sangat penting agar tahapan yang dilalui lebih mudah dilakukan.

  • Sosialisasi

Gangguan fungsi Hati Kronis masih sangat asing terdengar di masyarakat. Anak/bayi dengan kondisi ini dengan cepat mengalami kerusakan hati berat sampai meninggal dunia. Rata-rata di usia 1 tahun bayi meninggal dunia karena gannguan fungsi hati. Karena itu sosialisasi menjadi sangat penting agar informasi tersebar luas, dengan begitu akan cepat dalam penanganannya.

  • Pendampingan

Masalah sosial, ekonomi, mental, advokasi,  faktor tahapan pengobatan yang kompleks dan panjang menjadi kendala para pejuang hati yang sedang berikhtiar untuk sembuh, karena itu kami hadir dalam proses pendampingan untuk mengawal semua proses yang ada.